Monday, December 7, 2015

Makalah : BUDAYAKAN DISIPLIN MENINGKATKAN PRODUKTIVIAS KERJA DI INDUSTRI


Mata Kuliah  :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik Makalah

BUDAYAKAN DISIPLIN MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS KERJA DI INDUSTRI MOBIL

Kelas  :  1-ID08

Tanggal Penyerahan Makalah : 7 Desember 2015
Tanggal Upload Makalah  : 8 Desember 2015


P E R N Y A T A A N


Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.


P e n y u s u n


N P M
Nama Lengkap
Tanda Tangan
31415831
Diagona Kusuma Dewi






Program Sarjana Teknologi Industri

UNIVERSITAS GUNADARMA



KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan saya kemudahan sehingga dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat dan salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yakni Nabi Muhammad SAW.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui tentang "Budayakan Disiplin Meningkatkan Produktivitas Kerja di Industri Mobil", yang saya sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Semoga makalah ini dapat memberikan pengetahuan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun membutuhkan kritik dan saran dari pembaca yang membangun. Terima kasih.

Jakarta, 1 Desember 2015



Penyusun,



(Diagona Kusuma Dewi)





DAFTAR ISI

PERNYATAAN...................................................................................................                   i
KATA PENGANTAR..........................................................................................                   ii
DAFTAR ISI.........................................................................................................                  iii
BAB I PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang........................................................................................                    1
2.      Tujuan.....................................................................................................                    1
3.      Sasaran....................................................................................................                   1
BAB II PEMBAHASAN
        2.1 Kekuatan (Strength)................................................................................                   2
        2.2 Kelemahan (weakness)...........................................................................                    2
        2.3 Peluang (Opportunity)............................................................................                     2
        2.4 Tantangan/Hambatan (Threats)..............................................................                     3
BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
3.1  Kesimpulan..............................................................................................                   4
3.2  Rekomendasi............................................................................................                   4

REFERENSI.........................................................................................................                   6

BAB I
PENDAHULUAN

1.      LATAR BELAKANG

Setiap perusahaan selalu berusaha agar karyawan bisa berprestasi dalam memberikan produktivitas kerja yang maksimal. Produktivitas kerja karyawan bagi suatu perusahaan sangatlah penting sebagai alat pengukuran keberhasilan dalam menjalankan usaha. Karena semakin tinggi produktivitas kerja karyawan dalam perusahaan,berarti lama perusahaan dan produktivitas akan meningkat.

Konsep produktivitas pada dasarnya dapat dilihat dari 2 dimensi, yaitu dimensi individu dan dimensi organisasi.  Dalam konteksi ini esensi pengertian produktivitas adalah sikap mental yang selalu mempunyai pandangan bahwa mutu kehidupan hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik darihari ini.

2.      TUJUAN

Adapun tujuan dari makalah ini dibuat diantaranya dapat meningkatkan disiplin produktivitas kerja para karyawan di bidang industri mobil.

3.      SASARAN

Dalam penulisan makalah ini sasaran yang ditunjukan dari penulis agar para pembaca terutama bagi mahasiswa maupun mahasiswi dibidang teknik industri dapat meningkatkan disiplin dalam produktivitas kerja di bidang industri mobil.







BAB II
PERMASALAHAN

Analisis permasalahan Budayakan Disiplin Meningkatkan Produktivitas Kerja di Industri Mobil dengan memperhatikan dan mempertimbangkan  kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :



2.1  Kekuatan (Strength)
a.       Upah yang baik.
b.      Keamanan dan perlindungan dalam pekerjaan.
c.       Promosi dan perkembangan diri mereka sejalan dengan perkembangan perusahaan.
d.      Disiplin kerja yang keras akan menjadi cermin bagi perusahaan.



2.2  Kelemahan (Weakness)
a.       Berkembangnya produksi mobil di indonesia menyebabkan kemacetan dimana-mana.
b.      Dapat menyebabkan jalanan rusak.
c.       Jika tidak tepat waktu dalam bekerja berarti tidak dapat disiplin dalam bekerja.
d.      Jika tidak disiplin maka kurangnya kesadaran untuk mengadakan perbaikan diri dalam produktivitas tersebut.



2.3  Peluang (Opportunity)
a.       Berkembangnya potensi IPTEK dan inovasi inovasi lainnya di bidang industri mobil.
b.      Memberikan reward kepada pekerja yang selalu meningkatkan disiplin dalam bekerja.
c.       Sering melakukan tindakan perbaikan dan selalu menetapkan prioritas kemajuan yang dicapai.
d.      Mendorong partisipasi seluruh pekerja untuk mencapai produktivitas yang baik.



2.4  Tantangan/Hambatan (Threats)
a.       Mengevaluasi produktivitas pekerja
b.      Kemampuan/kesempatan untuk memperoleh pekerja yang disiplin dalam produktivitas kerja di industri mobil.
c.       Menjaga komunikasi yang baik di pekerjaan agar mempunyai kecenderungan kerja yang meningkat.
d.      Saat minyak bumi menurun maka harga bahan bakar minyak akan naik.
 http://wartawarga.gunadarma.ac.id/http://wartawarga.gunadarma.ac.id/





BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

3.1  KESIMPULAN

a.       Dalam industri keamanan dan perlindungan dalam bekerja sangat dibutuhkan agar si pekerja di indutri mobil tersebut dapat merasa nyaman dalam bekerja di perusahaan tersebut.
b.      Semakin berkembangnya industri mobil yang ada di indonesia saat ini menyebabkan kemacetan dimana-mana. Dan banyaknya polusi udara memicu pemanasan global berdampak pada kehidupan manusia karna tercemarnya udara sehingga berkurangnya udara yang sehat saat ini.
c.       Dalam bekerja kita membutuhkan yang namanya reward dari perusahaan agar kualitas si pekerja dapat bertambah baik reward yang diberikan tidak hanya upah yang lebih tetapi bisa juga berupa pujian dan penghargaan bagi kerja kerasnya selama sipekerja berkarya di industri tersebut.
d.      Dalam bekerja juga membutuhkan komunikasi yang baik. Komunikasi juga memiliki fungsi dalam bekerja agar tingkat si pekerja dapat meningkat karna lingkungan pekerjaan di industri komunikasinya dapat terjaga dengan baik.


3.2  REKOMENDASI

a.       Disarankan bagi perusahan/pabrik dibidang industri dapat meningkatkan keamanan, perlindungan, dan kenyamanan untuk para pekerja agar dapat meningkatkan produktivitasnya dalam bekerja.
b.      Dalam perkembangan industri mobil sebaiknya dibatasi juga produksi mobil dalam satu tipe supaya tidak terlalu pesat untuk pembelian mobilnya agar jalanan tidak di penuhi dengan pengendara mobil supaya mengurangi angka kemacetan di jalan terutama dikota-kota besar.
c.       Agar dapat membudayakan disiplin dalam industri sebaiknya diadakan reward tiap beberapa bulan sekali untuk memilih karyawan yang paling disiplin itu dapat memacu untuk meningkatkan para karyawan untuk selalu disiplin dalam bekerja.
d.      Disarankan untuk tetap bisa selalu menjaga komunikasi dengan sesama pekerja agar karyawan bisa meningkat dan berkembang dalam perindustrian.




REFERENSI

1.      BUKU :
a.       Kodoatie, Robert J. 2014. PENGANTAR MANAJEMEN INFRASTRUTUR. Jakarta: Pustaka Pelajar..
b.       Morlok, Edward K. 2014. PENGANTAR TEKNIK dan PERENCANAAN TRANSPORTASI. Jakarta : Erlangga.

2.      WEBSITE :

Sunday, November 8, 2015

MAKALAH (Budaya Kebersihan dan Kerapihan Ruang Kelas).

Mata Kuliah  :  Ilmu Budaya Dasar
Dosen : Muhammad Burhan Amin

Topik Makalah

Analisis SWOT
Budaya Kerapihan dan Kebersihan Ruang Kelas

 


Kelas  :  1-ID08

Tanggal Penyerahan Makalah : 9 November 2015
Tanggal Upload Makalah  :  10 November 2015



 

P E R N Y A T A A N

Dengan ini saya menyatakan bahwa seluruh pekerjaan dalam penyusunan makalah ini saya buat sendiri tanpa meniru atau mengutip dari tim / pihak lain.

Apabila terbukti tidak benar, saya siap menerima konsekuensi untuk mendapat nilai 1/100 untuk mata kuliah ini.



P e n y u s u n



N P M
Nama Lengkap
Tanda Tangan
31415831
Diagona Kusuma Dewi







Program Sarjana Teknologi Industri


UNIVERSITAS GUNADARMA




KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan saya kemudahan sehingga dapat menyelesaikan makalah ini. Shalawat dan salam semoga terlimpah curahkan kepada baginda tercinta kita yakni Nabi Muhammad SAW.
Makalah ini disusun agar pembaca dapat mengetahui tentang "Budaya Kerapihan dan Kebersihan Ruang Kelas", yang saya sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan.
Semoga makalah ini dapat memberikan pengetahuan yang lebih luas kepada pembaca. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Penyusun membutuhkan kritik dan saran dari pembaca yang membangun. Terima kasih.

Jakarta, 1 Oktober 2015



Penyusun,



(Diagona Kusuma Dewi)







DAFTAR ISI

PERNYATAAN........................................................................................................                        i
KATA PENGANTAR...............................................................................................                        ii
DAFTAR ISI.............................................................................................................             iii
BAB I PENDAHULUAN
1.      Latar Belakang..............................................................................................             1
2.      Tujuan...........................................................................................................             1
3.      Sasaran..........................................................................................................             2
BAB II PEMBAHASAN
        2.1 Kekuatan (Strength)...................................................................................              3
        2.2 Kelemahan (weakness)...............................................................................              3
        2.3 Peluang (Opportunity)................................................................................              3
        2.4 Tantangan/Hambatan (Threats)..................................................................               4
BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
3.1  Kesimpulan......................................................................................................          5
3.2  Rekomendasi...................................................................................................          5

REFERENSI................................................................................................................          6


 BAB I
PENDAHULUAN

1.1  LATAR BELAKANG

Seringkali kita mendengar slogan-slogan di berbagai tempat terutama di lingkungan sekolah, yang isinya mengajak kita untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Akan tetapi slogan tadi sering sekali tidak kita pedulikan, slogan tadi fungsinya hanya seperti hiasan belaka tanpa ada isinya, padahal isi dari sebuah slogan sangat penting bagi kita. Banyak slogan yang mengajak kita untuk menjaga kebersihan, tapi apa kenyataannya? Siswa masih membuang sampah sembarangan, selain itu siswa juga merobek-robek kertas dalam kelas dan bila memakan jajan di tempat A bungkusnya dibuangnya juga di tempat A, padahal di tempat-tempat tersebut telah disediakan tempat sampah.

Tentu kita tidak mau sekolah kita menjadi kotor, kumuh dan penuh dengan sampah. Disamping itu sampah yang kita buang sembarangan tadi juga dapat mencemari lingkungan, baik di dalam ruang kelas maupun di luar kelas dan juga dapat menyebabkan suasana belajar kita tidak nyaman.

1.2  TUJUAN

Pada topik ini, saya ingin membangun peran penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat. Karena, jika lingkungan kita bersih dan rapih maka orang yang ada di ruang kelas merasa nyaman dan siswa dapat menerima materi pembelajaran dengan baik.
Setidaknya dengan menjaga kebersihan dan kerapihan ruang kelas. Kita juga telah melestarikan dan menjaga maupun menghargai bakat kita dalam iptek. Karena orang sukses pasti berasal dari lingkungan yang sehat dan bersih. Sehingga ia dapat berfokus pada pembelajaran yang ia terima.


1.3  SASARAN

Dalam penulisan makalah ini sasaran yang ditunjukkan dari penulis ialah agar siswa siswi tergerak hati nuraninya untuk menjaga kebersihan dan kerapihan ruang kelas dan menanamkan bagaimana pembelajaran kesehatan yang efektif demi menciptakan pola hidup bersih dan sehat yang baik bagi siswa.




BAB II
PERMASALAHAN

Analisis permasalahan Analisis SWOT Budaya Kerapihan dan Kebersihan Ruang Kelas dengan memperhatikan dan mempertimbangkan kondisi lingkungan internal maupun eksternal dilihat dari aspek :

2.1.            Kekuatan (Strength)
a.       Kebersihan dan kerapihan ruang kelas mendorong semangat belajar siswa.
b.      Kebersihan dan kerapihan ruang kelas menjadi cermin bagi kelas itu sendiri.
c.       Mengajarkan siswa siswi betapa pentingnya kebersihan dan kerapihan di lingkungan kita.
d.      Dengan keadaan ruang kelas yang bersih dan rapih meningkatkan kenyamanan dalam proses pembelajaran.

2.2.            Kelemahan (Weakness)
a.       Kurangnya kesadaran dalam diri siswa siswi untuk menjaga kebersihan dan kerapihan di dalam ruang kelas.
b.      Akan terganggunya proses belajar mengajar.
c.       Rusaknya ekosistem alam sekitar.
d.      Lingkungan menjadi tidak sehat.

2.3.            Peluang (Opportunity)
a.       Menyediakan di setiap ruang kelas dan ruangan lainnya tempat sampah sesuai jenis sampahnya seperti anorganik, organik, dll.
b.      Mengadakan lomba kebersihan dan kerapihan ruang kelas.
c.       Dibentuknya petugas piket setiap hari secara bergantian.
d.      Memberikan reward kepada orang yang telah rajin menjaga dan membersihkan ruang kelas.


2.4.            Tantangan/Hambatan (Threats)
a.       Tidak ada niat dari siswa siswi untuk menjaga kebersihan dan kerapihan di ruang kelas.
b.      Tidak adanya disiplin dalam menjaga kebersihan dan kerapihan di ruang kelas.
c.       Tidak ada rasa kepedulian dari siswa siswi untuk menjaga lingkungan sekitar.
d.      Tidak adanya peraturan yg menimbulkan efek jera yg membuat para siswa menjaga kebersihan kelas sebagaimana mestinya.



BAB III
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

3.1 KESIMPULAN
Lingkungan bersih merupakan dambaan semua orang. Namun tidak mudah untuk menciptakan lingkungan kita bisa terlihat bersih dan rapih sehingga nyaman untuk dilihat. Tidak jarang, karena kesibukan dan berbagai alasan lain, kita kurang memperhatikan masalah kebersihan lingkungan di sekitar kita, terutama lingkungan rumah.
Tentu saja lingkungan dalam kondisi bersih dan rapih akan membuat para penghuninya merasa nyaman dan kesehatan tubuhnya terjaga dengan baik. Kesehatan tubuh manusia berada pada posisi paling vital. Alasanya tentulah mengarah pada keberagaman kegiatan hiudp manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

3.2 REKOMENDASI
a.       Mengajarkan siswa siswi betapa pentingnya kebersihan dan kerapihan di lingkungan kita sejak dini itu penting. Karena jika sudah dewasa nanti putra putri bangsa sudah terbiasa dengan hidup sehat dan menjaga kebersihan dan kerapihan dimana pun itu tidak hanya di ruang kelas.
b.      Jika ruang kelas tidak kondusif, maka siswa siswi akan terganggunya proses belajar mengajarnya dikarenakan tidak nyaman nya ruang kelas.
c.       Dapat memberikan reward kepada orang orang yang rajin dan mau menjaga kebrsihan dan kerapihan ruang kelas dan sekitarnya.
d.      Memberikan sanksi kepada siswa siswi yang membuang sampah sembarangan dan tidak menjaga kebersihan dan kerapihan ruang kelas.




REFERENSI
1.    Buku : Prawoto, Edy. 2013. KEBERSIHANdan KERAPIHAN. Jakarta: CV alfabet.
     Buku : Sumantri, DR. H. Arif. 2015. KESEHATAN LINGKUNGAN. Jakarta: Gramedia.
3.      Website :
 http://barcad.blogspot.co.id/2012/10/makalah-tentang-kebersihan-sekolah.html
Website : http://www.superindo.co.id/hidup_sehat/info_sehat/menciptakan_lingkungan _yang_bersih_dan_sehat